Tujuan Praktikum 

1.  Mampu mengkonfigurasikan NAT pada mikrotik 
2.  Mampu menjadikan router sebagai dhcp client dari ISP 
3.  Mampu menjadikan router sbg dhcp server untuk dua buah host 

Analisa 

1. Sambungkan source ISP ke mikrotik pada eth 1 dan PC client ke eth 2
2. Buka Winbox lalu login mikrotik 
3. Agar menjadikan router sebagai dhcp client dari ISP maka langkah yang harus dilakukan adalah Klik menu IP > DHCP Client > klik (+), masukan interface = eth 1 lalu klik apply dan ok. Pastikan     statusnya bound.
    
DHCP Client
4. Jika eth 1 sudah mendapatkan IP dari ISP, maka langkah selanjutnya adalah memberi IP pada eth 2. Kik menu IP > Addresses > klik (+) . Masukan address = 10.10.10.1/29,  Interface = eth 2 lalu         klik apply dan ok.
Addresses eth 2
5. Selanjunya kita setting DNS, kita hanya perlu mencentang "Allow Remote Request"  pada DNS setting. perhatikan gambar dibawah ini :

DNS Setting 
6. Untuk menjadikan router sbg dhcp server untuk dua buah host, langkah-langkahnya adalah: klik IP > DHCP Server > DHCP Setup > DHCP Server Interface = eth 2,


Next >


Next >


Next > 


Addresses to Give Out : 10.10.10.2-10.10.10.5

Next >


Next >


Next >



7. Selanjutnya mengkonfigurasikan NAT yaitu dengan cara : klik IP > Firewall > klik menu NAT > klik (+) . General > Chain = srcnat , Out. Interface = eth 1

NAT Rule > General 

        Action > Action = masquerade > klik Apply dan  ok

NAT Rule > Action 

NAT

Kesimpulan 

  Jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan dengan benar, maka silahkan cek apakah mikrotik dan PC Client sudah terhubung dengan internet melalui menu terminal  di mikrotik dan CMD pada PC Client. Disini saya akan mencoba ping IP google 8.8.8.8, jika hasilnya Time To Live (TTL) maka praktikum NAT berhasil.

Mikrotik > Terminal

PC Client > CMD


Sekian dan Terimakasih ^_^