LOAD BALANCING

Nama : 1. Auliya Dini Nurul Ilmi 
             2. Deden Kurniawan 
             3. Naufal Ardiansyah 


Tujuan Praktikum 
    Menggabungkan dua ISP yang berbeda. 


Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Setting DHCP client untuk untuk masing-masing ether untuk memperoleh IP dari ISP, dimana  ISP pertama untuk Ether 1 dan ISP kedua untuk Ether 2

    
2. Setting IP address untuk ether 3 sebagai client. Dengan IP 192.168.200.1/24.

3. Setting DHCP Server untuk ether 3. 
4. Setting mangle dengan action: mark connection pada tiap-tiap ISP. Buka menu IP >> Firewall >>Mangle >> (+) isikan seperti pada gambar dibawah ini
New Connection mark: ether 1
5. Lakukan hal yang sama untuk membuat rule ISP kedua , perbedaannya hanya pada saat pengisian nama new connection mark.

New Connection mark: ether 2

7. Selanjutnya setting mangle dengan action: mark routing dengan langkah seperti gambar di bawah ini:
Mark connection: ether1
New routing mark: toether1
8. Lakukan hal yang sama untuk membuat rule ISP kedua , perbedaannya hanya pada saat pengisian connection mark dan new routing mark.
connection mark: ether2
new routing mark: toether2
9. Selanjutnya membuat routing untuk kedua ISP. Buka menu IP>> Routes>>(+). Ikuti seperti gambar di bawah ini : 
   * Ether 1 
Gateway ether 1: 192.168.12.1
     * Ether 2
Gateway ether2 :192.168.1.1
10. Langkah terakhir, buat NAT. Ip>>firewall>>nat>>(+)
chain:srcnat action: masquerade


11. Setelah semua konfigurasi sudah selesai, saatnya pengetesan. Buka router load balancing anda jika pada eth1 dan eth2 mendapatkan kapasitas penggunaan bandwith yang sama maka rule load balancing sudah selesai.


SELESAI ^_^